Dibuat utuh dengan tangan, bukan cetakan, bukan mesin. Sebuah mahakarya yang berdiri sebagai penghormatan pada wayang dan budaya Nusantara.

Setiap detail dikerjakan manual oleh perajin. Bukan cetakan, bukan mesin.
Tidak ada relief gunungan wayang lain yang menandingi skalanya.
Berdiri megah menyambut tamu di Tempat Kirangan.
Relief ini tidak dicetak. Ia dibuat dengan tangan, sedikit demi sedikit, oleh perajin yang memahami wayang bukan sekadar bentuk, tapi makna. Setiap garis gunungan, setiap detail tokoh, lahir dari kesabaran dan penghormatan pada tradisi.
Di zaman yang serba cepat dan serba mesin, memilih mengerjakannya dengan tangan adalah sebuah pernyataan. Budaya layak diberi waktu, ketelatenan, dan cinta.
“Bukan dicetak. Dibuat dengan tangan. Karena budaya tidak pantas dikerjakan asal jadi.”
Besarnya bukan untuk gagah-gagahan. Skalanya adalah cara kami menempatkan wayang di tempat yang layak, sebesar kebanggaan kami pada budaya sendiri. Relief Gunungan Wayang ini adalah yang terbesar di dunia, dan ia berdiri tepat untuk menyambutmu.
Foto tidak pernah cukup. Kamu perlu berdiri di depannya untuk benar-benar merasakan skala dan detailnya.
Saat kamu sedang di Malang atau Batu, sempatkan mampir ke Tempat Kirangan. Berdiri di depan reliefnya, telusuri koleksi kaos budaya kami, dan bawa pulang sepotong Indonesia yang bisa kamu kenakan setiap hari.
Lihat di Peta →